by yohana anestasia
A. Definisi Manajemen Keuangan
1.Pengertian Manajemen Keuangan mengalami perkembangan mulai dari pengertian manajemen yang hanya mengutamakan aktivitas memperoleh dana saja sampai yang mengutamakan aktivitas memperoleh dan menggunakan dana serta pengelolaan terhadap aktiva.Beberapa definisi manajemen keuangan diberikan sebagai berikut:
a. Liefman: usaha untuk menyediakan uang dan menggunakan uang untuk mendapat atau memperoleh aktiva.
b. Suad Husnan: manajemen terhadap fungsi-fungsi keuangan.
c. Grestenberg: how business are organized to acquire funds, how they acquire funds, how the use them and how the prof ts business are distributed.
d. James Van Horne: segala aktivitas yang berhubungan dengan perolehan, pendanaan dan pengelolaan aktiva dengan tujuan menyeluruh.
e. Bambang Riyanto: keseluruhan aktivitas perusahaan yang berhubungan dengan us aha mendapatkan dana yang dip erlukan dengan b i aya yang minimal dan syaratsyarat yang paling menguntungkan beserta usaha untuk menggunakan dana tersebut seefisien mungkin.
2. Pengertian diatas dapat ditarik beberapa kesimpulan bahwa manajemen keuangan berhubungan dengan tiga aktivitas (fungsi) utama:
a. Allocation of funds (aktivitas penggunaan dana) yaitu aktivitas untuk menginvestasikan dana pada berbagai aktiva. Alokasi dana berbentuk:
Financial assets (aktiva finansial) yaitu selembar kertas berharga yang mempunyai nilai pasar karena mempunyai hak memperoleh penghasilan, misalnya: saham, sertif~kat deposito, atau obligasi.
Real assets (aktiva riil) yaitu aktiva nyata: tanah, bangunan, peralatan.
b. Raising of funds (aktivitas perolehan dana) yaitu aktivitas untuk mendapatkan sumber dana balk dari sumber internal perusahaan maupun sumber eksternal perusahaan, termasuk juga politik dividen. Sumber dana pada perusahaan secara keseluruhan:
c. Manajemen assets (aktivitas pengelolaan aktiva) yaitu setelah dana diperoleh dan dialokasikan dalam bentuk aktiva-aktiva harus dikelola seefisien mungkin.
B.Tiga Keputusan Yang Diambil Manajemen Keuangan
Ada tiga keputusan yaitu keputusan investasi, keputusan pendanaan, dan keputusan mengenai dividen. Kegiatan mencari alternatif sumber dana menimbulkan adanya arus kas masuk, sementara kegiatan mengalokasikan dana dan pembayaran dividen menimbulkan arus kas keluar, maka manajemen keuangan sering disebut manajemen aliran (arus) kas.
Keterangan lebih lanjut dari masing-masing keputusan sebagai berikut: (Van Horne)
1. Financing dicision: keputusan pendanaan atau pembelanjaan pasif
Implementasi dari rasing of funds, meliputi besarnya dana, jangka waktu penggunaan, asalnya dana serta, persyaratan-persyaratan yang timbul karena penarikan dana tersebut.
Hasil financing dicision tercermin di sebelah kanan dari neraca.
Raising of funds bisa diperoleh dari internal (modal sendiri) meliputi: saham preferen, saham biasa, laba ditahan dan cadangan, maupun eksternal (modal asing) jangka pendek maupun jangka panjang. Sumber dana jangka pendek, misalnya utang dagang (trade payable atau open account), utang wesel (notes payable), utang gaji, utang pajak. Sumber dana jangka panjang misalnya, utang bank, dan obligasi.
2. Investmenf Dicision: keputusan investasi atau pembelanjaan aktif
Implementasi dari allocation off funds.
Allocation of funds bisa dalam jangka pendek dalam bentuk working capital, berupa aktiva lancar atau jangka panjang dalam bentuk capital investment, berupa aktiva tetap.
Tercermin di sisi aktiva (kiri) sebuah neraca. Komposisi aktiva harus ditetapkan misalnya berapa aktiva total yang dialokasikan untuk kas atau persediaan, aktiva yang secara ekonomis tidak dapat dipertahankan harus dikurangi, dihilangkan atau diganti.
3. Dividen Policy: keputusan mengenai dividen
Berhubungan dengan penentuan prosentase dari keuntungan neto yang akan dibayarkan sebagai cash dividend.
Penentuan stock dividen dan pembelian kembali saham.
C. Tanggung Jawab Staf Keuangan
Tugas staf keuangan adalah mendapatkan dan mengoperasikan sumber-sumber daya sehinggadapat memaksimalkan nilai perusahaan dengan berbagai aktivitas (Brigham & Houston: 2006, 18) yaitu:
1. Peramalan dan perencanaan: mengkoordinasi prose~s perencanaan yang akan membentuk masa depan perusahaan.
2. Keputusan-keputusan investasi dan pendanaan: membantu menentukan tingkat penjualan perusahaan yang optimal, memutusakan aset spesifik yang harus diperoleh, dan memilih cara terbaik untuk mendanai aset.
3. Koordinasi dan kontrol: berinteraksi dengan karyawan-karyawan lain untuk memastikan bahwa perusahaan telah beroperasi seefisien mungkin.
4. Berinteraksi dengan pasar keuangan: berinteraksi untuk mendapatkan atau menanamkan dana perusahaan.
5. Manajemen risiko: bertanggung jawab untuk program manajemen risiko secara lceseluruhan termasuk mengidentifiksi risiko dan kemudian mengelolanya secara efisien.
D. Tujuan Manajemen Keuangan
Manajemen keuangan yang efisien memenuhi adanya tujuan yang digunakan sebagai standar dalam memberi penilaian keefisienan (Sartono: 2000, 3) yaitu:
1. Tujuan normatif manajemen keuangan adalah mazimization wealth of stockholders atau memaksimalkan kemakmuran pemegang saham yaitu memaksimalkan nilai perusahaan.
Tujuan memaksimumkan kemakmuran pemegang saham dapat ditempuh dengan memaksimumkan nilai sekarang perusahaan.
Secara konseptual jelas sebagai pedoman dalam pengambilan keputusan yang mempertimbangkan faktor risiko.
Manajemen harus mempertimbangkan kepentingan pemilik, kreditor dan pihak lain yang berkaitan dengan perusahaan.
Memaksimalkan kemakmuran pemegang saham lebih menekankan pada aliran kas daripada laba bersih dalam pengertian akuntansi.
Tidak mengabaikan social objectives dan kewajiban sosial, seperti lingkungan eksternal, keselamatan kerja, dan keamanan produk.
2. Nilai perusahaan yang belum go-publik dapat diukur dengan harga jual seandainya perusahaan tersebut dijual. Jadi tidak hanya nilai asset (laporan di neraca) tetapi diperhitungkan juga tingkat risiko usaha, prospek perusahaan, manajemen lingkungan kerja dan sebagainya. Indikasi nilai perusahaan adalah:
Perusahaan belum/tidak go-publik: harga seandainya perusahaan dijual
Perusahaan go-publik: harga saham yang dijual belikan di pasar modal.
3. Dari indikasi tersebut dapat ditarik pengertian:
a. Memaksimalisasi nllai perusahaan tidak sama dengan memaksimalisasi laba:
Perusahaan bisa saja meningkatkan laba dengan cara mengeluarkan saham dengan hasll penjualan saham dlinvestaslkan pada deposlto atau obllgasl pemerintah. Dengan cara ini dijamin laba akan besar tetapl keuntungan per lembar saham akan menurun, karena jumlah lembar saham yang beredar bertambah, sehlngga kondlsl perusahaan tldak balk.
Terminologl profit memlllki pengertian ganda, dlsebabkan terdapat banyak definlsl profit.
b. Memaksimalkan nilai perusahaan tidak sama dengan memaksimalkan laba per~lembar saham (earning per share = EPS) alasannya:
Tujuan memaksimalisasi laba tidak memperhatikan waktu dan lamanya keuntungan yang diharapkan.
Tidak mempertimbangkan risiko atau ketidakpastian dari keuntungan di masa yang akan datang. Jika suatu usulan mengandung risiko yang besar, maka kenaikan keuntungan per lembar saham akan diikuti dengan penurunan harga saham.
Copyright @Yohana Anestasia 2009. Diberdayakan oleh Blogger.
Entri Populer
-
by yohana MODUL 1 PERANAN SUMBER DAYA ALAM DAN LINGKUNGAN DALAM PEMBANGUNAN Kegiatan Belajar 1: Pengertian dan Peranan Sumber Daya ...
-
by yohana materi kuliah Sistem ekonomi sebagai solusi dari permasalahan ekonomi yang terjadi dapat dibedakan menjadi 4 macam, yaitu :...
-
by yohana A. Kompetensi Dan Indikator Setelah peserta mempelajari materi dalam buku ajar ini diharapkan mampu memahami perdagangan in...
-
by yohana Analisis biaya produksi perusahaan dibedakan dalam dua jangka, yaitu : 1. Biaya Produksi Dalam Jangka Pendek Teori Produksi me...
-
by yohana Sejarah Pemikiran Ekonomi Kaum Perintis Sosialis 1. Konsep-konsep ekonomi dari kaum perintis ditemukan terutama dalam ajara...
-
BY YOHANA MATERI KULIAH BAB I PENDAHULUAN Dalam suatu perekonomian moderen, setiap aktivitas mempunyai keterkaitan dengan aktivitas l...
-
BY YOHANA Daftar Isi BAB I PENGANTAR HUKUM PERDAGANGAN INTERNASIONAL A. Pengantar dan Definisi 1. Definisi a. Definisi Schmitthoff b. Defi...
-
by yohana Tinjauan Mata Kuliah Pembangunan Ekonomi merupakan salah satu upaya yang mutlak dilakukan untuk meningkatkan kemakmuran mas...
-
by yohana Definisi kelangkaan Kelangkaan BBM akan mengakibatkan naiknya harga bensin, dengan naiknya harga bensin akan menimbulkan masalah...
-
BY YOHANA MATERI KULIAH BAB I PENDAHULUAN Dalam suatu perekonomian moderen, setiap aktivitas mempunyai keterkaitan dengan aktiv...
23 Mei, 2010
MANAJEMEN KEUANGAN
Diposkan oleh
Yohana Anestasia
di
02.38
Langganan:
Poskan Komentar (Atom)
Blog Archive
-
▼
2010
(90)
-
▼
Mei
(59)
- Manejemen Pemasaran
- Kebijakan Pemerintah mengenai Anggaran
- TEORI BIAYA PRODUKSI
- Biaya peluang
- KONSEP BIAYA DAN KLASIFIKASI BIAYA
- Manajemen sumber daya manusia
- EKONOMI INTERNASIONAL
- Sejarah perkembangan ilmu ekonomi
- PERKEMBANGAN SISTEM MONETER INTERNASIONAL
- Perdagangan dan Kerjasama Internasional
- Pengantar Ekonomi Mikro
- EKONOMI MONETER
- Kerangka Dasar Sistem Ekonomi Kapitalis
- SISTEM PEREKONOMIAN SOSIALIS
- SISTEM EKONOMI LIBERAL
- Macam-macam Sistem Ekonomi
- KELANGKAAN & BIAYA PELUANG
- Perilaku Konsumen dan Produsen
- Perdagangan internasional
- SEJARAH PEMIKIRAN EKONOMI
- Teori Ekonomi Klasik
- HUKUM PERDAGANGAN INTERNASIONAL
- MODAL VENTURA
- Perbedaan Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan
- EKSTERNALITAS DAN KEBIJAKAN PUBLIK
- Barang Publik
- Teori barang publik
- Konsep Barang Publik
- PASAR, BARANG SWASTA, dan BARANG SOSIAL
- BARANG PUBLIK DAN WELFARE STATE
- KEBIJAKAN FISKAL,
- SISTEM INFORMASI DAN STRATEGI BISNIS
- PASAR MODAL (BURSA EFEK)
- AKUNTANSI MANAJEMEN DAN AKUNTANSI KEUANGAN
- PERILAKU ORGANISASI (GOAL CONGRUENCE)
- AKUNTANSI BIAYA STANDAR
- KEBIJAKAN MONETER
- ELASTISITAS PERMINTAAN
- INFLASI DAN DAMPAKNYA
- DAMPAK GLOBALISASI TERHADAP PERDAGANGAN INTERNASIO...
- MANAJEMEN KEUANGAN
- EKSPOR IMPOR INDONESIA
- PENGELOLAAN KEKAYAAN NEGARA INDONESIA
- PERENCANAAN STRATEGIS
- PERTUMBUHAN EKONOMI
- PRODUK DOMESTIK BRUTO (PDB)
- SISTEM EKONOMI KERAKYATAN
- SISTEM EKONOMI ISLAM/SYARIAH
- RESTRUKTURISASI DAN PRIVATISASI BUMN
- UTANG LUAR NEGERI
- OBLIGASI
- Saham dan jenis saham
- SISTEM EKONOMI NEOLIBERAL
- ANGGARAN (BUDGETING)
- EKUITAS
- FOREX (VALAS)
- SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (SIA)
- AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK
- DOWNLOAD FILE ARTIKEL EKONOMI
-
▼
Mei
(59)






Klik disini
0 komentar:
Poskan Komentar